Minggu, 20 Juni 2010

Ketika kita mengenal yang namanya "Cinta"...kita juga pasti akan mengerti apa sebenarnya yang dinamakan "Patah Hati". Banyak orang ingin tahu apa itu yang namanya "Cinta"...tapi, mereka tak mau mengenal yang namanya "Patah Hati". Ketika kita telah memutuskan untuk mencintai dan dicintai, itu berarti kita juga siap untuk patah hati.
Cinta tak semudah mengucapkan kata cinta...setelah kita sudah merasakan apa itu patah hati,kita pasti akan mulai memprediksi sendiri apa itu cinta.
ada kalimat "Cinta tak akan seindah kata cinta apabila hati sedang terpuruk oleh cinta".
Mungkin itulah yang bisa aku gambarkan mengenai perasaan aku sekarang ini...
Ketika aku memutuskan untuk tidak akan lagi jatuh cinta...cinta itu kembali datang sekuat dari apa yang aku bayangkan.
Dia datang seperti ombak dengan arus yang begitu kuat...seakan-akan ada badai besar...
Cinta begitu kuat menerjang...tapi sayangnya aku bukanlah batu karang yang tetap teguh dan kokoh berdiri tegap,tetap kuat walaupun beribu ombak mulai menerjang.
aku hanyalah wanita biasa yang akan terluka jika dilukai...
aku berusaha untuk tegar bagaikan karang...tapi ternyata aku tak akan bisa sekuat batu karang..wanita tetaplah wanita...wajah ini boleh saja ceria,tapi hati ini terluka...
bibir ini boleh saja tersenyum...tapi hati ini menahan betapa sakitnya merasakan cinta yang tak bisa dimiliki...mata ini bisa saja tak meneteskan setetes air mata...tetapi hati ini selalu menangis,mengeluarkan beribu-ribu air mata,bahkan air mata inipun ikut menangis...
inilah hati yang aku miliki sebenarnya,hati yang selalu disakiti oleh cinta.
Padahal yang aku tahu cinta itu indah...bagaikan bulan yang menerangi malam,bagaikan bintang yang menghiasi malam...tetapi,cinta yang aku rasakan sekarang adalah cinta yang membuat hari-hariku bagaikan dilumutin kabut gelap yang begitu tebal...siang harikupun bagaikan malam..pelangikupun berwarnakan gelap....sebegitu kuatnyakah cinta melukaiku?
aku sadari segala kekurangan yang aku punya...terlalu menyadari, sampai-sampai aku selalu mnguncilkan diri aku sendiri. tetapi setidaknya, aku masih punya cinta yang tulus dan mau menerima dia apa adanya...aku sanggup menerima segala kekurangan yang dia miliki...aku tak meminta apapun darinya,hanya satu yang aku mau dia berikan itu seutuhnya untukku yaitu "CINTA"...

"Terlalu kuat untuk aku lawan,terlalu indah untuk aku lupakan dan terlal sakit untuk aku kenang"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar